NUN JAUH NUN DEKAT

NUN JAUH NUN DEKAT*


        Satu malam, pacarku melakukan panggilan video denganku. Ia bilang jarak hanyalah hitungan angka yang tak berarti. Buktinya ia bisa melihat wajahku, meski ia berada dibelahan benua lain. Ia menertawakan jarak. “Mau seberapa banyak angka-angka itu, kau tetap dekat, kau ada dihatiku, tak kemana-mana”. Bilang bahwa jarak bukanlah halangan. Ia masih bisa melihatku. Aku mengiyakan. Jarak, bukanlah masalah di zaman milenial ini.

        Hei, lihatlah dirumah ber-cat biru itu. Sepasang suami-istri saling diam. Padahal mereka hanya berjarak satu meter. Mereka diam seribu bahasa. Padahal mereka amat dekat, tapi terasa sangat jauh sampai mereka tak saling menganggap. Mereka bingung dengan jarak. Mereka mengeluh. Jarak dengan satuan baku itu tak berarti apapun. Mereka tetap jauh.

Maka  jarak tak memiliki makna, Ketika kita menggunakan rasa.


*(cerita ini adalah fiksi)

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer